Analisis Proses Pemodelan Matematis Mahasiswa Ditinjau dari Level Kemampuan Penalaran pada Materi Fungsi Konsumsi dan Tabungan

Main Article Content

Desmiani Susanti

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pemodelan matematis mahasiswa berdasarkan level kemampuan penalaran matematis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus terhadap enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih secara purposive, terdiri atas dua mahasiswa pada masing-masing level kemampuan (rendah, sedang, dan tinggi). Data dikumpulkan melalui kuis pemodelan tertulis dan wawancara think-aloud, kemudian dianalisis menggunakan siklus pemodelan Blum dan Leiß. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa level tinggi mampu melalui seluruh tahapan pemodelan secara sistematis disertai penalaran kreatif dan interpretasi yang tepat. Mahasiswa level sedang telah mencapai tahap interpretasi, tetapi masih mengalami kebingungan dalam membedakan konsep MPC dan MPS saat menentukan saving rate. Sementara itu, mahasiswa level rendah masih menunjukkan kesalahan konseptual mendasar, seperti kekeliruan menghitung MPC dan menafsirkan hubungan antara MPC dengan tingkat penghematan. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi scaffolding yang disesuaikan dengan level kemampuan mahasiswa, terutama untuk memperkuat pemahaman konsep pada level rendah dan kemampuan memberikan justifikasi matematis pada level sedang.

Article Details

Section
Articles

References

Susanti, Desmiani