TRANSFORMASI PEMBELAJARAN: MENJEMBATANI DIGITAL LEARNING DAN MODEL KONVENSIONAL
Main Article Content
Abstract
The advancement of information and communication technology has significantly transformed the education sector, particularly in how learning processes are conducted. Digital learning has emerged as both an alternative and a challenge for modern education systems, especially when compared to conventional teaching approaches. This study aims to explore the basic concepts of digital learning and its differences from traditional education, while identifying its advantages, challenges, and impacts on teaching and learning. A qualitative method with a literature study approach was used, analyzing scholarly journals, articles, and research reports from credible sources to gain in-depth insights. The findings reveal that digital learning offers flexibility, personalized learning, and broad access to information, yet presents challenges such as technological access gaps, low digital literacy, and the need for pedagogical adaptation by educators. Meanwhile, conventional learning still excels in fostering direct interaction and reinforcing social values. These findings underscore the importance of integrating both digital and traditional approaches to create a more adaptive and inclusive learning model. This study contributes to guiding educational transformation toward a system that aligns with 21st-century demands.
Article Details
Section
Articles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agus, S. G., & Paula, A. J. D. (2024). Merdeka Belajar Di Era Digital Dan Tantangannya Dalam Pendidikan Karakter. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 7(1), 59–71.
Al Ardha, M. A. (2022). Inovasi digital learning pada mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK). Teknologi Metaverse Dalam Ilmu Keolahragaan, 39–45.
Anita, A., & Astuti, S. I. (2022). Digitalisasi dan ketimpangan pendidikan: studi kasus terhadap guru sekolah dasar di Kecamatan Baraka. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 1–12.
Azmi, M. N., Mansur, H., & Utama, A. H. (2024). Potensi Pemanfaatan Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Di Era Digital. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(1), 211–226.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hasanah, E., Maryani, I., & Gestiardi, R. (2023). Model Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Digital di Sekolah. K-Media.
Huraerah, A. J. A., Abdullah, A. W., & Rivai, A. (2024). Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap pendidikan indonesia. Journal of Islamic Education Policy, 8(2).
Jayanti, E. D., Aryana, I. B. P., & Gunamantha, I. M. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau dari Literasi Digital Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Mengwi. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 55–64.
Kulsum, U. (2024). Desain Pembelajaran Digital Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Nilai Karakter (Master's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Marpaung, R. W. (2024). Implementasi Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Siswa di Era Digital. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 550–558.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mukhlis, A., & Sopari, M. (2021). Progresif group dan digital based learning: sebuah model pembelajaran alternatif pada masa pandemi covid-19. Prosiding Transformasi Pembelajaran Nasional (PRO-TRAPENAS), 1(1), 152–162.
Pratama, A. S., Sari, S. M., Hj, M. F., Badwi, M., & Anshori, M. I. (2023). Pengaruh Artificial Intelligence, Big data dan otomatisasi terhadap kinerja SDM di Era digital. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 2(4), 108–123.
Sa’idu, N. (2021). Difusi inovasi manajemen perubahan model kurt lewin pada madrasah dengan pendekatan prinsip tringa. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 1(4), 337–347.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Simorangkir, M. R. R. (2022). Pendidikan Dalam Perspektif Gender Dan Hak Asasi Manusia. Medan: Mandiri Publishing.
Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pendidikan: Tantangan dan Peluang Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 444–451.
Yuniastuti, M., & Khoiron, M. (2021). Media Pembelajaran untuk Generasi Milenial. Surabaya: Scorpindo Media Pustaka.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Main Article Content
Abstract
The advancement of information and communication technology has significantly transformed the education sector, particularly in how learning processes are conducted. Digital learning has emerged as both an alternative and a challenge for modern education systems, especially when compared to conventional teaching approaches. This study aims to explore the basic concepts of digital learning and its differences from traditional education, while identifying its advantages, challenges, and impacts on teaching and learning. A qualitative method with a literature study approach was used, analyzing scholarly journals, articles, and research reports from credible sources to gain in-depth insights. The findings reveal that digital learning offers flexibility, personalized learning, and broad access to information, yet presents challenges such as technological access gaps, low digital literacy, and the need for pedagogical adaptation by educators. Meanwhile, conventional learning still excels in fostering direct interaction and reinforcing social values. These findings underscore the importance of integrating both digital and traditional approaches to create a more adaptive and inclusive learning model. This study contributes to guiding educational transformation toward a system that aligns with 21st-century demands.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agus, S. G., & Paula, A. J. D. (2024). Merdeka Belajar Di Era Digital Dan Tantangannya Dalam Pendidikan Karakter. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 7(1), 59–71.
Al Ardha, M. A. (2022). Inovasi digital learning pada mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK). Teknologi Metaverse Dalam Ilmu Keolahragaan, 39–45.
Anita, A., & Astuti, S. I. (2022). Digitalisasi dan ketimpangan pendidikan: studi kasus terhadap guru sekolah dasar di Kecamatan Baraka. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 1–12.
Azmi, M. N., Mansur, H., & Utama, A. H. (2024). Potensi Pemanfaatan Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Di Era Digital. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(1), 211–226.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hasanah, E., Maryani, I., & Gestiardi, R. (2023). Model Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Digital di Sekolah. K-Media.
Huraerah, A. J. A., Abdullah, A. W., & Rivai, A. (2024). Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap pendidikan indonesia. Journal of Islamic Education Policy, 8(2).
Jayanti, E. D., Aryana, I. B. P., & Gunamantha, I. M. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau dari Literasi Digital Siswa Kelas V Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Mengwi. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 55–64.
Kulsum, U. (2024). Desain Pembelajaran Digital Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Nilai Karakter (Master's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Marpaung, R. W. (2024). Implementasi Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Siswa di Era Digital. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 550–558.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mukhlis, A., & Sopari, M. (2021). Progresif group dan digital based learning: sebuah model pembelajaran alternatif pada masa pandemi covid-19. Prosiding Transformasi Pembelajaran Nasional (PRO-TRAPENAS), 1(1), 152–162.
Pratama, A. S., Sari, S. M., Hj, M. F., Badwi, M., & Anshori, M. I. (2023). Pengaruh Artificial Intelligence, Big data dan otomatisasi terhadap kinerja SDM di Era digital. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 2(4), 108–123.
Sa’idu, N. (2021). Difusi inovasi manajemen perubahan model kurt lewin pada madrasah dengan pendekatan prinsip tringa. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 1(4), 337–347.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Simorangkir, M. R. R. (2022). Pendidikan Dalam Perspektif Gender Dan Hak Asasi Manusia. Medan: Mandiri Publishing.
Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pendidikan: Tantangan dan Peluang Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 444–451.
Yuniastuti, M., & Khoiron, M. (2021). Media Pembelajaran untuk Generasi Milenial. Surabaya: Scorpindo Media Pustaka.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.